BREAKING
BERITA TERKINI: Ikuti pembaruan sepak bola Indonesia dan internasionalLIGA INDONESIA: Analisis pertandingan, klub, dan perkembangan pemainBURSA TRANSFER: Pantau kabar perpindahan pemain dari sumber terverifikasiSEPAK BOLA DUNIA: Ulasan kompetisi dan profil pemain pilihanBERITA TERKINI: Ikuti pembaruan sepak bola Indonesia dan internasionalLIGA INDONESIA: Analisis pertandingan, klub, dan perkembangan pemainBURSA TRANSFER: Pantau kabar perpindahan pemain dari sumber terverifikasiSEPAK BOLA DUNIA: Ulasan kompetisi dan profil pemain pilihan
Edukasi

Apa Itu Extra Time? Aturan Babak Tambahan Sepak Bola

Tim Redaksi Berita Bola Daily·17 Agu 2026·10 menit baca
Apa Itu Extra Time? Aturan Babak Tambahan Sepak Bola

Pahami apa itu extra time atau babak tambahan dalam sepak bola: dua periode 15 menit di laga sistem gugur, bedanya dengan injury time, sejarah gol emas.

Extra time atau babak tambahan adalah dua periode permainan masing-masing 15 menit yang dimainkan ketika sebuah pertandingan sistem gugur masih imbang setelah waktu normal 90 menit selesai. Banyak penonton yang baru mengenal sepak bola sering bingung membedakan babak tambahan dengan tambahan waktu di akhir setiap babak. Padahal keduanya sangat berbeda, baik dari tujuan maupun cara menghitungnya. Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu extra time, kapan diterapkan, bagaimana aturannya, sejarah perubahan formatnya, sampai apa yang terjadi jika skor tetap sama setelah babak tambahan berakhir.

Aturan tentang babak tambahan diatur dalam Laws of the Game yang dikeluarkan oleh badan pembuat aturan sepak bola internasional. Konsepnya sederhana: pada laga yang membutuhkan pemenang, seperti babak knockout sebuah turnamen, pertandingan tidak boleh berakhir imbang. Babak tambahan menjadi kesempatan pertama untuk menentukan siapa yang melaju, sebelum keputusan akhir diserahkan kepada drama adu penalti.

Apa Itu Extra Time

Extra time adalah waktu permainan tambahan yang diberikan kepada kedua tim ketika hasil pertandingan masih imbang setelah 90 menit waktu normal. Babak tambahan terdiri dari dua periode dengan durasi masing-masing 15 menit, sehingga totalnya 30 menit. Di antara kedua periode ini ada jeda singkat untuk pergantian sisi lapangan, tetapi tidak ada istirahat panjang seperti jeda paruh waktu pertandingan biasa. Pemain hanya diberi waktu sebentar untuk mengambil napas, minum, dan menerima instruksi dari pelatih sebelum bermain kembali.

Penting dipahami bahwa babak tambahan bukanlah kelanjutan biasa dari permainan. Periode ini dimainkan dengan tekanan psikologis yang jauh lebih besar, karena setiap kesalahan bisa berakibat fatal terhadap kelangsungan tim di turnamen. Gol yang tercipta di babak tambahan sering kali terasa sangat dramatis, sebab waktu yang tersisa semakin sedikit dan beban mental setiap pemain meningkat tajam. Inilah yang membuat extra time selalu menjadi momen yang menegangkan untuk ditonton.

Ilustrasi papan skor menunjukkan babak tambahan dalam sepak bola
Babak tambahan terdiri dari dua periode 15 menit yang dimainkan setelah 90 menit waktu normal berakhir imbang.

Kapan Babak Tambahan Diterapkan

Babak tambahan tidak diterapkan pada semua jenis pertandingan. Pada laga liga reguler, hasil imbang biasanya diterima begitu saja dan kedua tim sama-sama mendapat satu poin. Namun pada pertandingan sistem gugur, di mana hanya satu tim yang boleh melaju ke babak berikutnya, harus ada pemenang yang ditentukan. Di sinilah extra time menjadi solusi resmi sebelum adu penalti. Untuk memahami konteks ini lebih jauh, baca juga penjelasan tentang apa itu sistem gugur knockout di Berita Bola Daily.

Contoh paling umum penerapan babak tambahan adalah pada final atau babak knockout turnamen besar seperti Piala Dunia, kompetisi antarklub Eropa, dan turnamen piala domestik. Pada pertandingan dua leg, babak tambahan biasanya hanya dimainkan di leg kedua jika skor agregat masih imbang setelah waktu normal. Aturan ini bisa sedikit bervariasi antarkompetisi, tetapi prinsip dasarnya tetap sama, yaitu memberi kesempatan kepada kedua tim untuk menentukan hasil melalui permainan terbuka sebelum beralih ke adu penalti.

Beda Extra Time dan Injury Time

Salah satu kesalahpahaman paling umum adalah menyamakan extra time dengan injury time atau yang juga disebut tambahan waktu. Keduanya benar-benar berbeda. Injury time adalah waktu tambahan singkat yang diberikan wasit di akhir setiap babak untuk mengganti waktu yang hilang akibat cedera, pergantian pemain, perayaan gol, atau penundaan lainnya. Durasinya hanya beberapa menit dan ditentukan oleh wasit, bukan angka tetap. Jika ingin mendalami topik ini, simak penjelasan kami tentang apa itu injury time dan cara menghitungnya.

Sebaliknya, extra time adalah dua periode penuh masing-masing 15 menit yang dimainkan setelah waktu normal benar-benar habis dan skor masih imbang. Injury time terjadi di setiap pertandingan, sementara extra time hanya muncul pada laga yang membutuhkan pemenang. Yang menarik, babak tambahan pun tetap memiliki injury time-nya sendiri di akhir tiap periode, karena waktu yang hilang selama 15 menit babak tambahan juga harus diganti. Memahami perbedaan mendasar ini membuat Anda tidak lagi keliru saat membaca papan skor pertandingan.

Cara Kerja Babak Tambahan

Ketika peluit panjang berbunyi menandakan berakhirnya waktu normal dengan skor imbang, wasit dan ofisial pertandingan akan mempersiapkan dimulainya babak tambahan. Pemain berkumpul sejenak di sekitar pelatih untuk mendapatkan arahan taktik, lalu permainan dilanjutkan. Periode pertama babak tambahan dimainkan selama 15 menit penuh, ditambah injury time bila ada. Setelah itu kedua tim bertukar sisi lapangan, dan periode kedua juga dimainkan selama 15 menit penuh.

Selama babak tambahan, semua aturan permainan tetap berlaku sama seperti waktu normal. Kartu kuning dan kartu merah masih bisa dikeluarkan, offside tetap ditegakkan, dan tendangan penalti maupun tendangan bebas tetap diberikan sesuai pelanggaran. Banyak kompetisi modern juga memberikan satu slot pergantian pemain tambahan yang hanya bisa digunakan selama babak tambahan. Aturan tambahan ini membantu pelatih menyegarkan timnya yang sudah kelelahan setelah bertanding panjang. Dengan begitu, kualitas permainan tetap terjaga meski pemain sudah berada di ambang batas stamina mereka.

Sejarah: Gol Emas dan Gol Perak

Format babak tambahan tidak selalu seperti sekarang. Sepanjang sejarah, ada beberapa eksperimen untuk membuat extra time lebih cepat dan menarik. Format yang paling terkenal adalah gol emas, yang diperkenalkan pada pertengahan tahun sembilan puluhan. Dengan aturan ini, tim yang pertama mencetak gol selama babak tambahan langsung dinyatakan sebagai pemenang dan pertandingan berakhir seketika. Konsepnya mirip dengan kematian mendadak, sehingga setiap serangan terasa sangat menentukan.

Setelah gol emas, sempat muncul pula aturan gol perak yang sedikit lebih lunak. Pada format ini, tim yang unggul di akhir periode pertama babak tambahan akan menjadi pemenang tanpa perlu memainkan periode kedua. Namun jika skor masih imbang di akhir periode pertama, permainan tetap dilanjutkan ke periode kedua secara penuh. Untuk pembahasan lebih dalam mengenai dua format ini, kunjungi juga artikel apa itu gol emas dan gol perak.

Pada akhirnya, baik gol emas maupun gol perak dihapus karena dinilai terlalu menekan tim dan membuat permainan menjadi terlalu hati-hati. Banyak tim memilih bertahan total demi menghindari kebobolan, sehingga babak tambahan justru terasa membosankan. Sejak pertengahan tahun dua ribuan, sepak bola kembali ke format standar, yaitu dua periode penuh 15 menit yang selalu dimainkan habis tanpa peduli kapan gol tercipta. Format inilah yang menjadi standar resmi hingga sekarang dan dianggap paling adil bagi kedua tim.

Jika Masih Imbang: Adu Penalti

Pertanyaan yang sering muncul adalah apa yang terjadi jika setelah 30 menit babak tambahan skor tetap imbang. Jawabannya adalah adu penalti. Babak adu penalti menjadi penentu terakhir untuk memilih pemenang ketika permainan terbuka tidak lagi mampu menghasilkan keputusan. Setiap tim secara bergiliran menendang dari titik putih, dan tim dengan jumlah gol terbanyak setelah lima penendang pertama dinyatakan menang. Jika masih sama, adu penalti dilanjutkan dengan format kematian mendadak.

Adu penalti sering disebut sebagai momen paling menegangkan dalam sepak bola karena nasib sebuah tim ditentukan oleh duel satu lawan satu antara penendang dan kiper. Tekanan mental di babak ini sangat luar biasa, bahkan pemain bintang sekalipun bisa gagal. Untuk memahami mekanisme lengkapnya, baca penjelasan kami tentang peraturan adu penalti. Perlu diingat, adu penalti hanya digunakan sebagai jalan terakhir, sehingga babak tambahan tetap menjadi kesempatan utama untuk menyelesaikan pertandingan secara sportif melalui permainan.

Faktor Fisik dan Stamina

Babak tambahan adalah ujian fisik yang berat bagi para pemain. Setelah berlari, berduel, dan menekan selama 90 menit, tubuh pemain sudah mendekati batas kemampuannya. Menambah 30 menit permainan dengan intensitas tinggi menuntut tingkat kebugaran yang sangat baik. Tidak jarang pemain mengalami kram otot di babak tambahan karena cadangan energi dan cairan tubuh sudah menipis. Tim dengan persiapan fisik yang matang biasanya jauh lebih siap menghadapi situasi ini.

Kebugaran inilah yang sering menjadi pembeda di babak tambahan. Tim yang stamina pemainnya lebih terlatih cenderung mampu menjaga tempo dan tetap agresif, sementara tim yang kelelahan akan kesulitan mengejar bola serta lambat dalam mengambil keputusan. Faktor pergantian pemain juga sangat berperan, karena pemain segar yang masuk dari bangku cadangan bisa memberi energi baru. Persiapan kondisi fisik yang konsisten sepanjang musim akhirnya terbukti sangat menentukan pada momen-momen krusial seperti babak tambahan ini.

Taktik dalam Babak Tambahan

Dari sisi taktik, babak tambahan menuntut keseimbangan yang sulit antara menyerang dan bertahan. Sebagian pelatih memilih bermain lebih hati-hati untuk menghindari kebobolan, dengan harapan bisa membawa pertandingan ke adu penalti. Sebagian lain justru mendorong timnya menyerang habis-habisan demi menghindari ketidakpastian adu penalti. Pilihan taktik ini sangat bergantung pada kondisi pemain, kepercayaan diri tim, serta seberapa baik kiper mereka dalam menghadapi tendangan dari titik putih.

Pelatih juga harus pintar memanfaatkan pergantian pemain yang tersisa. Memasukkan penyerang segar bisa menjadi kunci untuk membongkar pertahanan lawan yang sudah lelah. Sebaliknya, memasukkan gelandang bertahan tambahan bisa membantu mengamankan keunggulan tipis. Keputusan kecil seperti kapan harus menahan bola, kapan harus menekan, dan kapan harus membuang waktu menjadi sangat berpengaruh. Babak tambahan akhirnya bukan hanya soal stamina dan keberuntungan, melainkan juga adu kecerdikan strategi antara dua pelatih yang sama-sama ingin melaju.

FAQ Extra Time

Berapa lama durasi babak tambahan sepak bola?

Babak tambahan berlangsung selama 30 menit, terbagi menjadi dua periode masing-masing 15 menit. Setiap periode juga bisa mendapat injury time singkat jika ada waktu yang hilang.

Apa beda extra time dan injury time?

Extra time adalah dua periode penuh 15 menit yang dimainkan saat skor imbang setelah 90 menit. Injury time adalah tambahan waktu singkat di akhir setiap babak untuk mengganti waktu yang hilang dan ditentukan oleh wasit.

Apa yang terjadi jika babak tambahan masih imbang?

Jika setelah 30 menit babak tambahan skor tetap sama, pemenang ditentukan melalui adu penalti. Setiap tim menendang bergiliran dari titik putih sampai ada tim yang unggul.

Apa itu gol emas dalam babak tambahan?

Gol emas adalah aturan lama di mana tim yang pertama mencetak gol selama babak tambahan langsung menang dan pertandingan berakhir saat itu juga. Aturan ini sudah dihapus dan diganti format standar dua periode penuh.

Apakah semua pertandingan memakai babak tambahan?

Tidak. Babak tambahan hanya dipakai pada laga sistem gugur yang membutuhkan pemenang, seperti final atau babak knockout. Pada pertandingan liga reguler, hasil imbang biasanya diterima tanpa babak tambahan.

Apakah ada pergantian pemain di babak tambahan?

Ya. Banyak kompetisi memberikan satu slot pergantian pemain tambahan yang hanya bisa digunakan selama babak tambahan, membantu pelatih menyegarkan pemain yang sudah kelelahan.

Kesimpulan

Extra time atau babak tambahan adalah mekanisme penting dalam sepak bola untuk menentukan pemenang pada laga sistem gugur yang berakhir imbang. Dengan format dua periode 15 menit, babak ini memberi kesempatan kepada kedua tim menyelesaikan pertandingan secara terbuka sebelum beralih ke adu penalti. Memahami perbedaannya dengan injury time, sejarah gol emas dan gol perak, serta faktor fisik dan taktik di dalamnya akan membuat Anda menikmati setiap drama babak tambahan dengan jauh lebih cerdas.

Pelajari lebih banyak edukasi sepak bola di Berita Bola Daily, termasuk apa itu injury time dan cara menghitungnya dan peraturan adu penalti, agar Anda semakin paham seluk-beluk aturan permainan.

Bagikan Artikel