Simulator Aturan Back Pass: Kuis Skenario Kiper
Back pass bukan larangan mengoper kepada kiper. Kiper tidak boleh memakai tangan di kotak penalti sendiri setelah bola sengaja ditendang kepadanya oleh rekan, atau diterima langsung dari lemparan ke dalam rekan. Ada pengecualian ketika kiper sudah jelas menendang atau mencoba menendang untuk melepas bola ke permainan.
Sumber: IFAB Law 12.2, Indirect free kick, diperiksa 18 Oktober 2026. Sundulan alami berbeda dari trik sengaja. Contoh latihan bukan putusan resmi untuk pertandingan tertentu.
Boleh vs tidak boleh
Tabel ini membahas sentuhan tangan di kotak penalti sendiri dan mengasumsikan tidak ada pelanggaran lain.
| Kejadian | Putusan ringkas |
|---|---|
| Menangkap operan kaki sengaja dari rekan tanpa pengecualian | Tidak boleh; tendangan bebas tidak langsung |
| Menangkap sundulan atau kontrol dada yang alami | Boleh; bukan trik mengakali aturan |
| Menangkap langsung lemparan ke dalam rekan tanpa pengecualian | Tidak boleh; tendangan bebas tidak langsung |
| Jelas mencoba menendang untuk melepas bola, lalu salah menendang | Pengecualian sentuhan tangan dapat berlaku |
| Memainkan operan balik hanya dengan kaki | Boleh |
| Trik sengaja untuk mengakali aturan | Dihukum meskipun kiper tidak menangkap bola |
Coba jadi wasit
Apakah kejadian yang dijelaskan merupakan pelanggaran? Semua skenario berikut adalah latihan hipotetis.
Terjawab 0 dari 10. Benar: 0. Pilih jawaban untuk melihat dasar aturan.
Dasar putusan dan batas simulator
Law 12 membedakan operan kaki sengaja, lemparan ke dalam langsung, sentuhan ulang setelah melepas bola, dan trik sengaja. Arah bola ke belakang saja bukan ukuran pelanggaran. Penilaian niat, upaya jelas menendang, serta rangkaian kejadian tetap menjadi tanggung jawab wasit.
Pelanggaran menangkap operan yang dilarang di kotak penalti sendiri berujung tendangan bebas tidak langsung, bukan otomatis penalti. Untuk pelanggaran di area gawang, posisi restart mengikuti Law 13.2 IFAB tentang posisi tendangan bebas. Trik sengaja juga memiliki sanksi disiplin bagi penggagasnya menurut Law 12.4 tentang perilaku tidak sportif.
Latihan memuat 10 skenario hipotetis. Nilai hanya dihitung dari jawaban pada sesi halaman ini, tidak disimpan atau dianggap statistik pertandingan. Tombol ulang menghapus seluruh jawaban.
Pertanyaan umum
Apakah semua operan ke kiper termasuk pelanggaran?
Tidak. Kiper boleh memainkan operan dengan kaki. Larangan khusus berlaku saat kiper menyentuh bola dengan tangan atau lengan di kotak penaltinya setelah menerima tendangan sengaja dari rekan, dengan pengecualian upaya jelas menendang untuk melepas bola ke permainan.
Bolehkah kiper menangkap sundulan rekan?
Boleh jika sundulan terjadi secara wajar, bukan trik sengaja untuk mengakali aturan. Trik memakai kepala, dada, lutut, atau bagian lain tetap dapat dihukum walaupun kiper tidak menyentuh bola dengan tangan.
Bolehkah kiper menangkap langsung lemparan ke dalam rekan?
Tidak, apabila kiper langsung memakai tangan di kotak penalti sendiri tanpa lebih dahulu jelas menendang atau mencoba menendang bola untuk melepasnya ke permainan. Law 12.2 secara khusus mengatur penerimaan langsung dari lemparan ke dalam rekan.
Apakah pelanggaran back pass selalu mendapat kartu kuning?
Tidak. Menangkap operan kaki sengaja dari rekan di kotak penalti sendiri bukan otomatis kartu kuning. Trik sengaja untuk mengakali aturan berbeda: penggagas trik diperingatkan karena perilaku tidak sportif.
Dari mana tendangan bebas tidak langsung diambil?
Posisinya mengikuti Law 13 IFAB. Untuk pelanggaran tim bertahan di area gawang sendiri, tendangan bebas tidak langsung diambil dari titik terdekat di garis area gawang yang sejajar garis gawang, bukan selalu dari titik sentuhan tangan.